Bekerja dengan Ubuntu Software Center
Ubuntu, salah satu distro Linux paling populer saat ini, pada akhir bulan lalu (10/2009) telah merilis versi 9.10 dengan kode Karmic Koala sebuah operating sistem yang user friendly. Pada rilis kali ini, Ubuntu menyajikan sebuah aplikasi manajemen instalasi software bertajuk Ubuntu Software Center.
Bila Anda pengguna iPod dan iPhone (gadget besutan Apple) maka Anda tidak asing lagi dengan manajemen instalasi software semacam ini karena tujuannya sama yaitu ingin memudahkan pengguna menginstall aplikasi yang telah disediakan. Bedanya, Ubuntu mengusung free software.
Di About box: Lets you choose from thousands of free applications available for Ubuntu.
Sebelumnya Ubuntu telah menggunakan tool “Add/Remove…”, namun karena dirasa kurang mengena makanya Ubuntu Software Center diluncurkan.
Apa bedanya dengan Synaptic Package Manager? Dari nama jelas bahwa Synaptic lebih kearah paket. Maka yang saya jumpai di Synaptic adalah daftar paket. Boleh jadi itu paket aplikasi, library, driver, bahkan dokumentasi. Sedangkan di Ubuntu Software Center, yang saya jumpai adalah daftar aplikasi GUI (bukan command line) beserta penjelasannya.
Yuk, mencoba Ubuntu Software Center.
Buka Applications -> Ubuntu Software Center

Klik departemen yg dituju. Coba Programming.

Pilih aplikasi yg akan diinstal atau, bisa juga dengan mengetik nama aplikasi dalam Search Box.
Klik ikon panah ke kanan di bagian kanan.

Klik tombol Install

Saat aplikasi menjalankan proses instal, saya bisa mencari dan menginstal aplikasi lain.
Hm, aplikasi yg bagus!
Install Karmic Koala di Compaq CQ40-512TU
Tadi malam saya coba install Jaunty Jackalope (Ubuntu 9.04) di Compaq CQ40-512TU. Instal berjalan lancar, namun sound ga mau bunyi. Dari googling banyak referensi pemecahan masalah ini yg intinya adalah set opsi modul driver.
#/etc/modprobe.d/alsa-base.conf options snd-hda-intel model=hp-m4 enable=1 index=0 options snd-hda-intel enable_msi=1
Tadi saya coba instal ke lapi yg sama, Ubuntu 9.10 Karmic Koala 64-bit. Sound OK, wifi lenyap!
Setelah googling, solusinya sederhana:
$ sudo apt-get install --reinstall bcmwl-kernel-source
Setelah itu aku restart, alhamdulillah OK.
Update ke Karmic ga ya?
Hal yg paling saya “benci” dari Ubuntu adalah kecepatannya dalam rilis versi baru.
Memang, bukan suatu keharusan untuk update karena dukungan teknis untuk Jaunty masih setahun lagi. Tapi mana tahan untuk tidak mencicipi rasa baru Ubuntu?
Dari catatan versi beta-nya keknya Karmic akan booting lebih cepat dari Jaunty, lah klo lebih lambat adalah masalah besar kan Lucyd ditargetkan booting dalam 10 detik.
Aplikasi yg nampak berubah adalah GNOME versi baru yang mana Ubuntu menjadikan Empathy (IM-nya GNOME) sebagai pengganti Pidgin. Yang lainnya adalah digantinya “Add/Remove…” dengan Software Center. Keknya pantas dicoba tuh!
Karmic akan menggunakan GRUB 2 dan ext 4 sebagai default. Nah, klo ingin mencicipi yang ini keknya harus fresh install bukan distro update. Duh! Kebayang harus backup-2…
Transfer File dari Ubuntu 9.04 ke Motorola L6 dengan Bluetooth
Seharusnya, ini adalah tulisan pendahulu dari tulisan “Transfer File dari Motorola L6 Ke Ubuntu dengan Bluetooth”. Namun tak apalah, nasi sudah digoreng. Enak!
Langkah pertama setelah muncul ikon bluetooth di panel bar sesaat setelah piranti bluetooth ditancap adalah seting preferensi. Klik kanan ikon bluetooth, pilih “Preferensi“.
Isi Friendly name sebagai nama/pengenal piranti. Contoh: alisya-desktop-0
Klik tombol + (tambah, add) di jendela preferensi Ubuntu.
Pastikan bluetooth HP menyala.
Klik Forward
Pilih piranti (contoh: Shb-Moto-L6)
Klik Forward
Ketika di HP ada notifikasi koneksi, jawab Yes
Isikan PIN di HP sesuai dg yg muncul di jendela Ubuntu. Contoh: 8721
Selamat!
Untuk mentransfer berkas:
- Klik kanan ikon bluetooth, pilih Kirim berkas ke perangkat…
- Pilih berkas yg akan ditransfer
- Ketika di HP ada notifikasi pengiriman berkas, pilih Accept.

Komentar (3)
Komentar (1)
Komentar (10)

















RSS - Posts



