Arsip untuk Oktober, 2008|Halaman arsip bulanan
Minta CD Ubuntu Intrepid Ibex ke ShipIt, Yuk!
Seperti biasa, setiap rilis Ubuntu baru saya selalu pergi ke sana untuk meminta CD dg mengemis pd. Canonical. Setelah berhari-2 nongkrongi, pagi ini (21/10) shipit telah membuka layanan pre-order CD Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.
Menampilkan Hitungan Mundur Rilis Ubuntu di Blog WordPress Gratisan
Sebenarnya Ubuntu telah menyediakan script untuk menampilkan hitungan mundur riris. Namun, setelah saya salin-tempel di blogku ini, tidak ada tampilan yg keluar. Bahkan teks yg saya tempel dibuang sama om Matt.
Maka saya buat sendiri kode PHP untuk redirect ke gambar png yg telah disediakan. Nyontek javascript-nya sich….
Kode:
<a href="http://www.ubuntu.com/"><img src="http://www.sihab.com/ubuntu_cdown.php" width="180" height="150" border="0" alt="Ubuntu 8.10 - Segera!" style="padding-top:2px;background-color:#fff;"></a>
Besok, Hari “Kematian” Feisty Fawn
Sebagaimana dimafhumi bahwa umur dukungan terhadap tiap rilis Ubuntu adalah 18 bulan (kecuali yg. LTS) maka besok (19/10) adalah hari terakhir Ubuntu 7.04 Feisty Fawn didukung.
Artinya apa? Setalah besok, tidak akan lagi pemutakhiran paket-paket Ubuntu versi ini. Bila kita consern dg keamanan sistem kita, segeralah dinaiktingkatkan.
Sumber: Ubuntu News
Hardy (Ubuntu 8.04) – Speedy – OpenVPN
Untuk mengejar target kerja, saya “terpaksa” harus “membawa pulang” kerjaan saya. Singkatnya… Saya harus buat koneksi VPN antara komputer kantor dan rumah.
Berikut ini langkah-2 yg saya tempuh:
Pertama – Speedy (di kantor)
Menyiapkan Speedy agar bisa koneksi VPN, buka firewall atau port triggering: 1194 UDP
Selanjutnya Virtual Server, mengarahkan “koneksi” port 1194 ke alamat IP komputer kantor.
Kedua – Install OpenVPN
Kantor / Server: Ubuntu 8.04 (Hardy Heron) Server
Rumah / Client: Ubuntu 8.04 Desktop
Menginstal openvpn di kedua komputer:
sudo apt-get install openvpn
Ketiga – Persiapan lanjutan di server: (baca HOWTO-nya)
cd /etc/openvpncp -r /usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/2.0/ ./easy-rsa/ cd easy-rsa
(tambahan)
nano ./vars
Mengubah nilai-nilai:
export KEY_COUNTRY=ID export KEY_PROVINCE=KEPRI export KEY_CITY=BATAM export KEY_ORG="OpenVPN-TEST" export KEY_EMAIL="eshabe@gimail.com"
Jalan perintah2 berikut di Terminal:
source ./vars ./clean-all ./build-ca
Memperhatikan masukan “Common Name”. Contoh jawaban: “dinas-rahasia”
./build-key-server server
Memperhatikan masukan
“Common Name” – saya isi dg “server”
“Sign the certificate? [y/n]” – isi “y”
“1 out of 1 certificate requests certified, commit? [y/n]” – isi “y”
./build-key client1 ./build-key client2 ./build-key client3 ./build-dh
Menyalin berkas-2 kunci
cd /etc/openvpn cp easy-rsa/keys/server.crt . cp easy-rsa/keys/server.key . cp easy-rsa/keys/ca.crt . cp easy-rsa/keys/dh1024.pem .
Menyalin contoh berkas konfigurasi
gunzip /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/server.conf.gz
Keempat – Persiapan lanjutan di client
Menyalin berkas-2 kunci
cd /etc/openvpn scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/client1.crt client.crt scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/client1.key client.key scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/ca.crt ca.crt
Menyalin contoh berkas konfigurasi
cp /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/client.conf .
Menyunting berkas konfigurasi
nano client.conf
Mengubah bagian remote menjadi spt:
remote 125.1.2.3 1194
Kelima – Ujicoba dan aktipkan
Mencoba dg perintah:
(server)
openvpn server.conf
(client)
openvpn client.conf
Yes!! openvpn siap digunakan….
/etc/init.d/openvpn start
Ubuntu 8.10 rilis! Sebentar lagi….
Sabang bar…
Jika tidak ada aral melintang maka tanggal 30 Oktober 2008 nanti Ubuntu 8.10 alias Intrepid Ibex akan dirilis.
Apa yg baru di rilis kali ini?
- GNOME 2.24:
- Nautilus mendukung tab — KDE, dah lama ya?
- Bisa langsung lihat isi berkas-2 ALS, RZIP, CAB dan TAR.7Z
- X.Org 7.4: dukungan hot-plug yg lebih baik
- Linux kernel 2.6.27 — tapi penyakit USB 2.0 yg ber-chipset VIA belum sembuh
- Penyandian direktori (encripted pricate directory) — bisa membungkus “bangkai busuk” nich…
- Guest session — tidak perlu lagi beku-cair / jagasama?
- Network Manage 0.7
- Setelan wide system
- manajemen koneksi 3G
- manajemen piranti aktip majemuk cukup sekali
- manajemen koneksi PPP dan PPPoE
- manajemen piranti dg konfigurasi IP static
- manajemen “route”
- “Last succesfull boot”
- DKMS: pembangun kernel driver otomatis, dari Dell
- PAM authentication framework
- Totem BBC Plugin
Perlukah menaiktingkatkan Ubuntu yg telah terinstal?
Ya! Maksudnya, ya…. tergantung kebutuhan…. Klo saya sendiri memang sedang berencana menaiktingkatkan Ubuntu saya. Alasannya? Kerena memang sudah waktunya bersih-2
Komentar (10)










