Arsip ‘Karmic Koala’ Tag

Otak-atik GRUB agar Karmic mudah untuk masuk Recovery Mode

Di Jaunty dan rilis2 sebelumnya dari Ubuntu, untuk mengubah timeout GRUB tinggal mengubah berkas menu.lst. Namun mulai  Karmic, Ubuntu menggunakan GRUB2.

Saya kesulitan untuk masuk Recovery Mode di Karmic. Begitu masuk GRUB, saya tekan ESC tapi tidak ada respon. Lha piye iki?

Dari baca2 dan coba2 akhirnya bisa juga. Caranya?

  1. Sunting berkas /etc/default/grub
  2. Set nilai GRUB_HIDDEN_TIMEOUT=3 (atau nilai lain yg lebih besar dari 0)
  3. Simpan
  4. Update grub dg: $ sudo update-grub

grub

Nah, bila Anda adalah salah satu penggemar dual-boot maka cara ini memiliki khasiat yg sama.

Mengaktifkan Adobe Reader Firefox Plugin di Karmic

Screenshot-Add-ons.pngMenggunakan Ubuntu 64 bit adalah pengalaman baru bagiku. Karmic yg kutanam ke lapi adalah versi 64 bit, biasanya aku pake Ubuntu versi 32 bit di kompi rumah dan kantor.

Kebiasaanku adalah membuka berkas PDF langsung dari Firefox setelah berkas PDF diunduh, menggunakan Adobe Reader plugin. Adobe Reader sendiri bisa aku unduh di situsnya adobe. Namun kali ini, aku tidak bisa membuka PDF di Firefox. Usut punya usut, ternyata plugin tersebut sebetulnya untuk sistem 32bit. Pantas saja sebelumnya tidak ada masalah.

Ok, dari ubuntuforum aku peroleh informasi, cukup satu baris perintah untuk mengaktivkan plugin ini.

sudo nspluginwrapper -i /opt/Adobe/Reader9/Browser/intellinux/nppdf.so

Install Karmic Koala di Compaq CQ40-512TU

Tadi malam saya coba install Jaunty Jackalope (Ubuntu 9.04) di Compaq CQ40-512TU. Instal berjalan lancar, namun sound ga mau bunyi. Dari googling banyak referensi pemecahan masalah ini yg intinya adalah set opsi modul driver.

#/etc/modprobe.d/alsa-base.conf
options snd-hda-intel model=hp-m4 enable=1 index=0
options snd-hda-intel enable_msi=1

Tadi saya coba instal ke lapi yg sama, Ubuntu 9.10 Karmic Koala 64-bit. Sound OK, wifi lenyap! :(

Setelah googling, solusinya sederhana:

$ sudo apt-get install --reinstall bcmwl-kernel-source

Setelah itu aku restart, alhamdulillah OK.

Update ke Karmic ga ya?

Hal yg paling saya “benci” dari Ubuntu adalah kecepatannya dalam rilis versi baru.

Memang, bukan suatu keharusan untuk update karena dukungan teknis untuk Jaunty masih setahun lagi. Tapi mana tahan untuk tidak mencicipi rasa baru Ubuntu?

Dari catatan versi beta-nya keknya Karmic akan booting lebih cepat dari Jaunty, lah klo lebih lambat adalah masalah besar kan Lucyd ditargetkan booting dalam 10 detik.

Aplikasi yg nampak berubah adalah GNOME versi baru yang mana Ubuntu menjadikan Empathy (IM-nya GNOME) sebagai pengganti Pidgin. Yang lainnya adalah digantinya “Add/Remove…” dengan Software Center. Keknya pantas dicoba tuh!

Karmic akan menggunakan GRUB 2 dan ext 4 sebagai default. Nah, klo ingin mencicipi yang ini keknya harus fresh install bukan distro update. Duh! Kebayang harus backup-2…

Pasang Ubuntu Karmic Koala Release CountDown

Kelanjutan dari countdown Jaunty, countdown yg sama  digunakan untuk Karmic Koala.

Para pengguna blog wordpress.com atau dagdigdug.com tidak bisa memasang javascript dlm widget mereka sehingga kesulitan untuk memasang countdown yg disediakan Ubuntu.

Walau Ubuntu sudah menyediakan countdown image bagi situs yg tidak menerima javascript, tidak ada salahnya kan mencoba yg ini?

1. Stars

Kode:

<a href="http://www.ubuntu.com/"><img src="http://eshabe.host56.com/nano/ubuntu_cdown.php?j=1" alt="Ubuntu: For Desktops, Servers, Netbooks and in the cloud" width="180" border="0" height="150" /></a>

2. Spotlight

Kode:

<a href="http://www.ubuntu.com/"><img src="http://eshabe.host56.com/nano/ubuntu_cdown.php?j=2" alt="Ubuntu: For Desktops, Servers, Netbooks and in the cloud" width="180" border="0" height="150" /></a>