Archive for the ‘Ubuntu’ Tag

Makin Nyaman dg Ubuntu dan LibreOffice

Sebelumnya saya dibuat keki oleh Ooo atau LibreOffice jika harus cetak laporan dalam kertas F4 atau Folio (8.5/13″) landscape.

Di LibreOffice, F4 dikenal dg Long Bond. Sialnya saat dicetak driver2 tidak mengenalinya. CUPS mendeteksinya dari ukurannya kertas. Karena tidak ada yang sesuai maka biasanya dipakailah format kertas Legal (8.5/14″). Sialnya lagi, hasilnya terpotong di bagian kiri.

Sebelum ini, saya mengakalinya dengan menambah 1″ margin kiri. Tentu saja cara ini menyulitkan saya jika harus bekerja di komputer lain yg menggunakan Windows.

Beberapa hari lalu saya menyadari bahwa di Ubuntu cara di atas tidak diperlukan lagi. Karena sudah dikenali sebagai kertas US Folscape.

Bye bye keki…

Iklan

Printer HP LaserJet 1020 di Ubuntu Precise Pangoline

Menginstall printer di Linux memang gampang-gampang susah, sama halnya dengan di OS komputer sebelah 🙂

Setelah gatot menggunakan EPSON LQ-2180 di Ubuntu guna mencetak PDF di continues paper, giliran saya temui masalah saat menggunakan HP LaserJet 1020.

Saat instal saya memilih “default” pada semua pilihan. Hasilnya, saat saya mencetak pada posisi potrait, isi halaman paling atas terpotong (tulisan bergeser ke atas).

Solusinya ternyata sangat sederhana, ganti pilihan driver ke “HP LaserJet 1020, hpcups 3.12.2, requires proprietary plugin” bukan yang “foomatic

Dari cemmacem

Ah, bisa cetak di printer sebelah 😀

Yuk, Install Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin) di Laptop ASUS-K43B

Setelah mencoba versi Beta 1-nya, setelah keluar versi rilisnya. Saya mewajibkan diri saya sendiri dan menyarankan kamu untuk install Ubuntu 12.04 LTS (Precise Pangolin) di laptop kamu. Ciesegitunya kah?

Seperti yang telah saya tulis di sini, Precise Pangolin menyajikan fitur2:

  • Kernel baru
  • HUD (Head-Up Display)

Alt+PrintScreen bekerja dengan baik. Tidak spt dlm Beta-1

  • Unity yg bisa dikonfigurasi
  • Kembali ke Rhythmbox
  • Power setting yang lebih baik dari versi sebelumnya

False Notification yg muncul di 11.10 saat mencabut kabel power/charger di laptop tidak lagi muncul.

Di samping itu ada hal lainnya:

  • LibreOffice baru, 3.5.2
  • GNOME 3.4.1
  • Remmina sbg aplikasi remote desktop

  • Baterai lebih hemat

  • Disable Touchpad dari Fn+F9 bejalan dengan baik. Oneiric Ocelot dan Precise Pangolin Beta-1 tidak bekerja.
  • Fitur “Mematikan Touchpad saat pengetik” bekerja dengan baik. Hal ini sangat membantu saya saat bekerja dengan Laptop ASUS-K43B. Selama ini saya harus mematikan

Mau? Saat saya install, server favorit saya, foss-id.web.id belum menyediakan berkas iso-nya. Maka saya beralih ke server pesat.net.id [1].

Selamat menikmati…

[1] http://ubuntu.pesat.net.id/releases/precise/

DropBox dan UbuntuOne

image

Jangan tertawa! Saya memang baru menggunakan cloud computing untuk menyimpan file. Punya akun UbuntuOne mmg sudah lama tapi tidak pernah saya.gunakan.

Namun akhir2 ini saya merasa perlu media penyimpanan yg bisa saya akses di komputer kantor, rumah, laptop dan smartphone.

Saya coba menggunakan UbuntuOne. Namun bagi saya layanannya terasa sangat lamban. Terutama layanan sinkronisasinya.

Malam ini saya pasang DropBox. Nilai plus dari layanan ini adalah lebih cepat. Namun ruang penyimpanan gratis yg diberikan (2G) lebih kecil dibanding UbuntuOne (5G).

Keduanya memberikan layanan file sharing dan publish. Dengan adanya publish memudahkan saya (dan kamu) untuk berbagi file.

Posted from WordPress for Android

Ubuntu 12.04 (LTS) Precise Pangolin – Beta-1

Bagi pecinta Ubuntu, versi 12.04 adalah versi yang ditunggu-tunggu. Selain karena menghadirkan fitur-2 baru, karena versi ini adalah versi LTS (Long Term Support) yang berarti versi ini akan terus disupport oleh Canonical (produsen Ubuntu) selama tiga (3) tahun untuk desktop dan lima (5) tahun untuk server.

Pada versi beta-1 yang saya coba menggunakan USB flashmemory, saya temui bug: System setting crash. Sudah ada yang lapor, semoga cepat selesai.

Dari kabar yang beredar, versi kali ini memiliki fitur2 baru, diantaranya:

  • Kernel baru 🙂
  • HUD (Head-Up Display) – Kemudahan akses menu dengan tombol Alt. Sayangnya, ini menyulitkan untuk mengambil screenshot window
  • Launcher Unity yang bisa dikonfigurasi 🙂

    Sayangnya, letak Launcher tetap tidak bisa dipindah 😦
  • Kembali ke Rhythmbox 🙂
  • Power setting yang lebih baik dari versi sbelumnya 🙂
    Walau sebetulnya tidak lebih baik dari 10.04 tapi setahu saya beberapa fitur seperti pengaturan saat power kritis tidak ada di versi 11.10.

Lalu bagaimana dengan kompatibilitas terhadap laptop saya, ASUS K43BY?

  • Wifi lancar!
  • Webcam lancar!
  • SDCard reader lancar!
  • Bluetooth…. Tidak ada! 😛

 

UPDATE: Sejak 12.04 ini, LTS di-support selama 5 (lima) tahun oleh Canonical. Thx sta!
https://wiki.ubuntu.com/Releases

%d blogger menyukai ini: