Incip-Incip BlankOn X Tambora

Setelah lama tidak mencoba distro Linux, malam ini saya coba instal BlankOn X Tambora.

Kesan pertama saat instal adalah: smooth dan sederhana, sesuai dengan apa yg disampaikan di situs blankonlinux.or.id. Proses instalnya pun sangat-sangat mudah sekali 😀 Cukup tujuh langkah, bahkan sesungguhnya menurut saya cuma lima langkah, BlankOn X Tambora terinstal dg sempurna.

screenshot-from-2017-01-19-21-47-11

Tampilan BlankOn X Tambora

Bagi saya, aplikasi-aplikasi bawaan BlankOn X Tambora “sangat saya sekali”. Misalnya Mozilla Firefox untuk peramban web, GIMP untuk pengolah gambar, Inkscape untuk pengolah grafik vektor, LibreOffice untuk office suite, VLC untuk media player (di samping Audacious).

Yg menariknya lagi BlankOn X Tambora menyertakan aplikasi Peta, sebuah aplikasi peramban peta bumi yang menyajikan peta berbasis data OpenStreetMap dan Badan Informasi Geosapsial.

Kesimpulannya, eh… 🙂

Distro dalam negeri ini saya rekomendasikan bagi kamu yg sedang mencari distro Linux, termasuk bagi kamu yg pemula di lingkungan Linux.

Lalu, apakah saya sendiri akan mengganti Manjaro di lapi? 78%, ya!

Iklan

Slow listener response & slow TNSPING response

Hari ini adalah hari pertama masuk kerja setelah libur Idul Fitri 1437H. Sebagai PNS yg biasa2, saya berharap hari ini masih suasana lebaran (baca: santai2).

Tapi apa mau dikata, baru sampai kantor (ya, baru sampai belum sampai masuk gedung) ada SMS masuk: “Mas, aplikasi ISPS error saat mencari sejarah NIK” (kira2 begitu). Segeralah saya bergegas masuk, eh, belum lagi masuk ada kawan yg bilang, “Mas, aplikasi perekaman bermasalah”. Duh!

Seperti dugaan saya, penyebab error ISPS adalah koneksi ke database KTP-el bermasalah. Tapi mengapa?

* Dari server ISPS
Cek koneksi dg “ping” >> tidak masalah.
Cek koneksi dg aplikasi “TOAD” >> hang!

* Dari server KTP-el
Cek dg “tnsping” >> lola! sekitar SATU MENIT
Cek dg “lsnrctl status” >> ok, tapi lola!

Obrak-abrik gugle ga ketemu-ketemu sampai jam 5 30 sore. 😦
Mau tak mau ya pulang, masa hari pertama masuk kerja sudah harus bercengkerama dg server sampai malam di ruangan yg pengap. Tak lah!

Sampai di rumah, lapi manjaro [1] langsung saya buka. Dengan OpenVPN dan Remmina saya obrak-abrik server… 😉

Akhirnya, ketemu juga penyebabnya.
Alhamdulillah! 😀

[1] https://manjaro.github.io/

vjdba

PROBLEM: Slow TNSPING  response and slow LSNRCTL response

OS: Microsoft Windows Server 2008 R2 Enterprise

System Model: VMware Virtual Platform
System Type: x64-based PC

Recently I came across a problem where in application team complained about high connection time when trying to connect to one our their QA database. I tried to check various things from my end after logging into the db server. Listener response was very slow. When I tried to check the status of the services registered with the db, it failed with error TNS-01153 (Like the one given below)

C:Users_meidba>lsnrctl

LSNRCTL for 64-bit Windows: Version 11.2.0.1.0 – Production on 24-SEP-2013 04:58:27

Copyright (c) 1991, 2010, Oracle. All rights reserved.

Welcome to LSNRCTL, type “help” for information.

LSNRCTL> status
Connecting to (DESCRIPTION=(ADDRESS=(PROTOCOL=TCP)(HOST=CHDQADB3.jdadelivers.com)(PORT=1521)))
STATUS of the LISTENER
————————
Alias LISTENER
Version TNSLSNR for 64-bit Windows: Version 11.2.0.1.0 – Production
Start Date 24-SEP-2013 04:58:10
Uptime 0 days 0 hr. 4 min. 10…

Lihat pos aslinya 328 kata lagi

Istirahat Dari Facebook

Tak bisa saya pungkiri, Facebook telah mempengaruhi kehidupan saya selama ini.

Medsos yg satu ini telah menempatkan perannya sebagai penyumbang informasi yg sangat signifikan bagi saya. Baik yg sifatnya pribadi maupun umum yg berhubungan dg pekerjaan saya.

Namun, saya rasa sudah saatnya saya tidak terlalu dicampuri… Eh, koq Facebook yg mencampuri…. Salah mikir ki… Intinya saya ingin istirahat dari Facebook dalam waktu yg tidak ditentukan. Itu sajah.

Selamat bobo.

Wajah Baru Replublika.Co.Id

image

Wajah baru replubika.co.id versi Android ini lebih bersih. Enak dilihat dan dibaca.

Selamat!

SIAK 5.x Client di Ubuntu 15.10

SIAK 5.x adalah aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan berbasis web yang dibangun oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Pada versi2 sebelumnya, SIAK mengharuskan client menggunakan Internet Explorer. Namun, pada versi kali ini mengharuskan client menggunakan Firefox dg tambahan Adobe Acrobat Reader, Adobe Flash Player, dan Java. Aplikasi2 pendukung ini sudah disedikan pengembang, namun hanya untuk OS Windows saja.

Untuk pengguna OS Ubuntu 15.10, seperti saya, aplikasi2 pendukung harus dicari sendiri. Setelah gogling kesana-kemari akhirnya bisa juga.

  1. Adobe Acrobat Reader dan plugin-nya
    Lihat di sana dan di sono….
  2. Adobe Flash Player plugin
    sudo apt-get install adobe-flashplugin
  3. Java
    sudo apt-get install icedtea-7-plugin

Sudah!

Screenshot from 2016-03-01 21-20-52

Lalu apa fungsi aplikasi2 tersebut dalam aplikasi SIAK?

  1. Adobe Acrobat Reader plugin; untuk proses pencetakan (penampakan PDF). Padahal, tanpa aplikasi ini pun Firefox dapat menampilkan PDF secara mandiri. Namun jika aplikasi gagal mendeteksi keberadaannya maka tampilan PDF tidak akan ditampilkan.
  2. Adobe Flash Player plugin; Entah! 😀
  3. Java; untuk proses pengarsipan.

Mari bekerja….

%d blogger menyukai ini: