Arsip ‘Speedy’ Tag

Siapa yg pake Speedy Alert 3.0?

Menurutku, versi 3.0 dari Speedy Alert adalah versi teraneh dari Speedy Alert yang pernah ada dari Telkom.
Iya sich, sekarang ada versi Linuxnya (saya pake Linux, Ubuntu), pake Java lagi!

Biasanya, orang memilih Java agar aplikasinya bisa cross platform. Bisa jalan di Windows, Linux, MacOS, dll. Tapi anehnya, Telkom merilis Speedy Alert berbasis Java dalam dua versi: Windows dan Linux. Walah….!

Saat mencobanya pun saya mengalami kesulitan. Di halaman download, ditulis untuk menjalankannya adalah dg perintah:

$ ./run

Ga jalan! Yg muncul malah:

bash: ./run: No such file or directory

Dg perintah berikut baru bisa:

$ java -jar ./SpeedyAlert.lin-3.0-exe.jar

Keanehan lain adalah, aplikasi ini meminta password speedy. Padahal tanpa password-pun status Speedy bisa diketahui.

Duh, klo lihat daftar yg terlibat jadi merasa bego sendiri…. :(

Aplikasi yg aneh!

gSpeedyAlert: Updated! 0.4

Sudah beberapa lama telkom mengganti interface SpeedyAlert-nya. Kabar baiknya: tersedia versi Linux dan Windows, menggunakan Java. Kabar buruknya: aplikasi tersebut startup-nya terasa lambat di kompiku, lebih buruk lagi gSpeedyAlert versi 0.3 tidak bisa jalan.

So, setelah ada waktu untuk mengubah code program akhirnya gSpeedyAlert berhasil saya perbarui.

Yg baru:

  • Penyesuaian dg interface telkom: http://infousage.telkomspeedy.com/dev/ci/alert/usage_bar_new_alert/xxxxx

Tested:

  • Speedy Paket Office
  • Speedy Paket Personal 1000MB

Untested:

  • Kelebihan kuota

Mau? Klik di sini.

gSpeedyAlert: Updated!

Kelebihan!

gSpeedyAlert: SpeedyAlert versi Linux

Melanjutkan proyek gSpeedyDownloadAlert 0.1 sebelumnya, gSpeedyAlert 0.3 adalah program dengan tujuan dan maksud yang sama: memonitor penggunaan Telkom Speedy.

Masih dengan konsep yang sama: sebagai “pengganti” SpeedyAlertNasional-nya Telkom (aka Quota Alert). Bukan benar-2 pengganti sich, karena sebenarnya saya tidak pernah benar-2 menggunakan SpeedyAlertNasional. Cuma, dari beberapa kali oprek saya temukan bahwa program tersebut menggunakan IE untuk menampilkan “alert”.

Apa bedanya gSpeedyDownloadAlert dg gSpeedyAlert ?

  • gSpeedyAlert tidak lagi mengunakan https://portal.telkomspeedy.com/index.php?flash=-1 melainkan http://www.telkomspeedy.com/speedyalert/request.php jadi tidak perlu kata sandi Speedy :)
  • gSpeedyAlert tidak lagi mengunakan wget untuk berkomunikasi dg server. Mengurangi ketergantungan.
  • gSpeedyAlert tidak lagi mengunakan glade untuk interface-nya. Mengurangi ketergantungan.

Mo download? Di sono saja... :)

Skrinsut:

gSpeedyAlert 0.3.0.0 – Main Dialog

gSpeedyAlert 0.3.0.0 – Properties

gSpeedyAlert 0.3.0.0 – Alert

Loh koq versinya 0.3 bukan 0.2? Karena yg 0.2 tidak sempat dirilis ke publik :D

Hardy (Ubuntu 8.04) – Speedy – OpenVPN

Untuk mengejar target kerja, saya “terpaksa” harus “membawa pulang” kerjaan saya. Singkatnya… Saya harus buat koneksi VPN antara komputer kantor dan rumah.

Berikut ini langkah-2 yg saya tempuh:

Pertama – Speedy (di kantor)

Menyiapkan Speedy agar bisa koneksi VPN, buka firewall atau port triggering: 1194 UDP
Selanjutnya Virtual Server, mengarahkan “koneksi” port 1194 ke alamat IP komputer kantor.

Kedua – Install OpenVPN

Kantor / Server: Ubuntu 8.04 (Hardy Heron) Server
Rumah / Client: Ubuntu 8.04 Desktop

Menginstal openvpn di kedua komputer:

sudo apt-get install openvpn

Ketiga – Persiapan lanjutan di server: (baca HOWTO-nya)

cd /etc/openvpncp -r /usr/share/doc/openvpn/examples/easy-rsa/2.0/ ./easy-rsa/cd easy-rsa

(tambahan)

nano ./vars

Mengubah nilai-nilai:
export KEY_COUNTRY=ID
export KEY_PROVINCE=KEPRI
export KEY_CITY=BATAM
export KEY_ORG="OpenVPN-TEST"
export KEY_EMAIL="eshabe@gimail.com"

Jalan perintah2 berikut di Terminal:

source ./vars
./clean-all
./build-ca

Memperhatikan masukan “Common Name”. Contoh jawaban: “dinas-rahasia”

./build-key-server server

Memperhatikan masukan
“Common Name” – saya isi dg “server”
“Sign the certificate? [y/n]” – isi “y”
“1 out of 1 certificate requests certified, commit? [y/n]” – isi “y”

./build-key client1
./build-key client2
./build-key client3
./build-dh

Menyalin berkas-2 kunci

cd /etc/openvpn
cp easy-rsa/keys/server.crt .
cp easy-rsa/keys/server.key .
cp easy-rsa/keys/ca.crt .
cp easy-rsa/keys/dh1024.pem .

Menyalin contoh berkas konfigurasi

gunzip /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/server.conf.gz

Keempat – Persiapan lanjutan di client

Menyalin berkas-2 kunci

cd /etc/openvpn
scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/client1.crt client.crt
scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/client1.key client.key
scp eshabe@125.x.x.x:/etc/openvpn/easy-rsa/keys/ca.crt ca.crt

Menyalin contoh berkas konfigurasi

cp /usr/share/doc/openvpn/examples/sample-config-files/client.conf .

Menyunting berkas konfigurasi

nano client.conf

Mengubah bagian remote menjadi spt:

remote 125.1.2.3 1194

Kelima – Ujicoba dan aktipkan
Mencoba dg perintah:
(server)

openvpn server.conf

(client)

openvpn client.conf

Yes!! openvpn siap digunakan….

/etc/init.d/openvpn start

Halaman Berikutnya »